Khataman Al-Quran SMK PASRAN
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh, sahabat islami alhamdulillah kita semua patut berbangga kepada saudara kita yang berada di SMK PASUNDAN RANCAEKEK karena telah mengkhatamkan kitab suci yaitu Al-Qur'an pada hari Sabtu, 22 September 2018. Acara khataman ini adalah yang kedua bagi masyarakat yang ada di SMK PASUNDAN RANCAEKEK setelah ditahun sebelumnya yaitu tahun 2017 SMK PASUNDAN juga mengkhatamkan Al-Qur'an yang pertama kali.
Sahabat dalam acara ini guru-guru kita semua yaitu Ust. Cucu Al-Ghifari memberikan suatu ceramah tentang Al-Cur'an, dimana dikatakan dalam ceramah tersebut ialah saat terbaik untuk berdoa adalah setelah
beramal baik. Allah turunkan Al-Qur'an dalam malaikat
Jibril, maka malaikat Jibril merupakan malaikat yang paling mulia.
Allah menurunkan Al-Qur'an kepada nabi
Muhammad Saw, maka nabi Muhammad Saw merupakan nabi dan rasul yang paling
mulia.
Al-Qur'an diturunkan pada bulan Ramadhan, maka
bulan Ramadhan adalah bulan paling mulia.
Al-Qur'an turun pada malam Lailatul Qadar,
maka Lailatul Qadar menjadi malam paling
mulia.
Al-Qur'an turun kepada umat nabi Muhammad,
maka umat ini merupakan umat yang paling mulia.
Allah yang menyatakannya.
Allah SWT berfirman:
كُنْتُمْخَيْرَاُمَّةٍاُخْرِجَتْلِلنَّاسِتَأْمُرُوْنَبِالْمَعْرُوْفِوَتَنْهَوْنَعَنِالْمُنْكَرِوَتُؤْمِنُوْنَبِاللّٰهِؕوَلَوْاٰمَنَاَهْلُالْكِتٰبِلَكَانَخَيْرًالَّهُمْؕمِنْهُمُالْمُؤْمِنُوْنَوَاَكْثَرُهُمُالْفٰسِقُوْنَ
"Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik
yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf,
dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab
beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang
beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik."
(QS. Ali 'Imran: Ayat 110)
Allah menjadi yang paling mulia, karena Dia
yang memfirmankan Qur'an. Jibril menjadi mahkluk yang paling mulia, karena ia
yang menyampaikan Qur'an. Rasulullah menjadi rasul yang paling mulia, karena ia
menerima Qur'an. Ramadhan menjadi bulan yang paling mulia, karena dibulan ini
diturunkannya Al-Qur'an, dan terdapat malam Lailatul Qadar yang menjadi malam
terbaik sekaligus malam yang paling mulia.
Dalam kitab Shahihnya, Imam Al-Bukhari
meriwayatkan sebuah hadits dari Hajjaj bin Minhal dari Syu’bah dari Alqamah bin
Martsad dari Sa’ad bin Ubaidah dari Abu Abdirrahman As-Sulami dari Utsman bin
Affan Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam
bersabda,
خَيْرُكُمْمَنْتَعَلَّمَالْقُرْآنَوَعَلَّمَهُ .
“Sebaik-baik kalian adalah
orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”
Sahabat sekalian ...
Pertama, kenapa kita dekat dengan Al-Qur'an, karena kita ingin
menjadi orang yang beriman. Yang kedua, tidak ada dzikir terbaik kecuali
tilawah Qur'an. Tidak ada firman terbaik, tidak ada perkataan terbaik kecuali Qur'an.
Tasbih, takbir, tahmid, tahlil itu derajatnya dibawah Qur'an.
Maka
Rasulullah mengatakan, perkataan yang paling baik setelah Kalamullah adalah
Al-Qur'an.
Maka jadikan wirid harian kita adalah
Al-Qur'an.
Allah tinggikan suatu kaum karena Al-Qur'an.
Allah rendah/hinakan suatu kaum dengan Al-Qur'an. Maka pahami Qur'an, pelajari Qur'an, hafalkan
Qur'an.
Pernah mendengar Khalid bin Walid? Khalid bin
Walid adalah panglima perang, yang selama ia memimpin ia tidak pernah
dikalahkan oleh kekalahan. Sampai Umar bin Khattab menurunkan jabatannya,
tetapi bukannya ia kecewa karena diturunkan, tetapi justru ia malah senang.
Karena menurutnya "aku lebih leluasa untuk mencapai kesyahidan".
Kenapa begitu? Karena apabila pemimpin terbunuh, maka masyarakat bawahan ikut
terbunuh, tetapi ketika ia sudah menjadi bawahan, tidak sedikitpun ia pundung
Karena sudah menjadi rakyat biasa, tetapi menurutnya "aku bahagia Karena
lebih leluasa untuk mencapai kesyahidan".
Ia(Khalid bin Walid) tidak pernah kalah dalam
peperangan, apa yang ia baca? Al-Qur'an. Ia tidak pernah membaca buku militer,
ia tidak pernah membaca buku strategi perang, apa yang dia baca? Al-Qur'an.
Pernah mendengar Abdurrahman bin auf?
Ia saudagar kaya, Milioner, orang yang sangat
dermawan. Takbir dia, wiridan dia, zikir dia dekat dengan Al-Qur'an. Dan ia
seorang yang kaya. Abu bakar Ash-Shiddiq, abu bakar, dia Khalifah yang luar
biasa, Umar bin Khattab dia bisa bersikap adil, apa wiridan harian mereka?
Al-Qur'an, mereka tidak membaca berjilid-jilid buku pemerintahan, tetapi mereka
menjadi pemerintah yang luar biasa, pemimpin yang luar biasa. Apa wiridan
mereka? Hanya Al-Qur'an.
Jadi sahabat sekalian, jika kalian ingin
mendapat pahala berlipat, maka baca Al-Qur'an. Karena Qur'an balasan pahala
dari Allah perhuruf, bukan persurat, bukan perkalimat.
عَنابنِمَسعُودٍرَضيَاللٌهُعَنهُقَالَ:قَالَرَسُولُاللٌهِصَلَىاللٌهُعَلَيوَسَلَمَمَنقَرَأحَرفًامٍنكَتَابِاللٌهفَلَهبِهحَسَنَةُوَالحَسَنَةُعَشُرُاَمُثَالِهَالآاَقُولُالمحَرفُوَلكِنُاَلِفُوَلآمُحَرفُوَميمُحــَرُفُ. (رواهالترمذيوقالهذاحديثحسنصحيحغريباسناداوالدارمى)
Dari Ibnu Mas’ud r.a. berkata bahwa Rasulullah
saw. bersabda, “barangsiapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya
satu hasanah (kebaikan) dan satu hasanah itu sama dengan sepuluh kali lipatnya.
Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam
satu huruf dan mim satu huruf.” (Hr. Tirmidzi)
Sahabat sekalian, kalian baca الۤمّۤ itu 30 kebaikan. Adakah dzikir sehebat ini?
بِسْمِاللّٰهِالرَّحْمٰنِالرَّحِيْمِ
Berapa huruf? 19 huruf, 190 kebaikan.
Bayangkan bila kita membaca 1 halaman, maka berapa banyak kebaikan yang kita
dapat? Maka tidak dada alasan untuk tidak membaca Qur'an.
Siapapun diantara kita yang menginginkan
menjadi orang terbaik, siapapun diantara kita yang menginginkan derajat tinggi
dihadapan Allah SWT, siapapun diantara kita yang ingin pahala berlipat, bahkan
kelak di akhirat mendapatkan syafaat, maka bacalah Qur'an.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اقْرَءُواالْقُرْآنَفَإِنَّهُيَأْتِىيَوْمَالْقِيَامَةِشَفِيعًالأَصْحَابِهِ
“Rajinlah membaca
al-Quran, karena dia akan menjadi syafaat bagi penghafalnya di hari kiamat.”
[HR. Muslim 1910]
Sahabat sekalian, nanti Al-Qur'an akan
membalas kita sebagaimana perilaku kita terhadap Al-Qur'an. Al-Qur'an bisa
menuntun tangan kita sampai ke surga. Atau Al-Qur'an bisa melemparkan kita ke
neraka.
Naudzubillah.
Itulah suatu ceramah tentang Al-Qur'an yang disampaikan oleh Ust. Cucu Al-Ghifari, sahabat semoga kita selalu dekat dengan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup kita AAMINNN YA RABB. Sekian dari artikel ini semoga bermanfaat, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Galeri acara khataman Al-Qur'an
H. Atim
Ust. Taopikulminan
Ust. Cucu Al-Ghifari
Video acara Khataman Al-Qur'an :







Komentar
Posting Komentar